Mayoritas Driver Ojol Lebih Pilih Cari Order daripada Ikut Aksi Hari Ini

Rabu, 17 September 2025 - 07:24 WIB
Rencana aksi demonstrasi yang digagas sejumlah pihak atas nama pengemudi ojek online (ojol) pada hari ini, Rabu (17/9/2025) menuai respons beragam. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Rencana aksi demonstrasi yang digagas sejumlah pihak atas nama pengemudi ojek online (ojol) pada hari ini, Rabu (17/9/2025) menuai respons beragam. Sejumlah komunitas driver menegaskan aksi tersebut tidak mewakili kepentingan mayoritas mitra, bahkan dituding sarat penunggangan politik.

“Kalau menurut saya justru mereka itu bukan bagian dari ojol. Itu hanya sebagian kecil, oknum saja, dan tidak mewakili driver. Bahkan inisiatornya bukan pengemudi ojol, karena tidak memiliki akun mitra,” kata Michael, salah satu perwakilan komunitas ojol yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC), Rabu (17/9/2025).



Baca juga: Jelang Demo Ojol Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

Menurut dia, mayoritas pengemudi yang terhubung dalam grup komunitas WhatsApp lebih memilih tetap bekerja. “Banyak teman-teman yang sepakat untuk tetap on-bid. Apalagi kami tahu bahwa aksi ini ditunggangi oleh oknum politik dengan iming-iming sembako,” ujarnya.

Kabar aksi 17 September berpotensi mengganggu layanan transportasi online juga disangkal. Orderan akan tetep jalan dan tidak akan ada gangguan berarti di lapangan.

Hingga saat ini Indonesia memiliki jutaan mitra pengemudi ojol yang tersebar di berbagai kota. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok pengemudi sempat beberapa kali melakukan unjuk rasa, terutama mempermasalahkan skema insentif, tarif, dan potongan komisi dari aplikasi. Namun, komunitas driver yang ditemui, dinamika kali ini berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!