Elnusa Hadirkan Transformasi Hijau di Indramayu Bersama Jejaring Rumah BUMN
Jum'at, 05 September 2025 - 13:51 WIB
Elnusa menghadirkan pelatihan karang taruna dan ibu-ibu PKK di Desa Mundu, Indramayu. Pelatihan ini fokus penguatan kapasitas dalam pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga serta limbah kelapa. Foto: Ist
INDRAMAYU - PT Elnusa Tbk ( Elnusa ) kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Corporate Social Responsibility (CSR) melalui inisiatif unggulan Desa Energi Berdikari di Desa Mundu, Indramayu. Program ini menggandeng Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya, Rumah BUMN Purbalingga, serta Rumah BUMN Bandung.
Elnusa menghadirkan program Training of Trainers (ToT) yang ditujukan bagi karang taruna dan ibu-ibu PKK Desa Mundu, dengan fokus pada penguatan kapasitas dalam pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga serta limbah kelapa. Tujuannya agar mampu diubah menjadi produk bernilai tambah tinggi, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis melainkan strategi jangka panjang dalam mencetak local trainer desa yang berperan sebagai agen perubahan sosial. Melalui pendekatan capacity building yang sistematis, ToT ini membekali peserta dengan pemahaman komprehensif, mulai dari pemilahan dan pengelolaan sampah terpadu, praktik ekonomi sirkular, hingga transformasi limbah rumah tangga menjadi beberapa kerajinan kreatif dan bernilai jual tinggi.
SM Corporate Relation PT Elnusa Tbk Dicky Ibnu Darmawan menuturkan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-56 PT Elnusa. “Ulang tahun bagi Elnusa bukan hanya sekadar bertambahnya usia melainkan momentum refleksi untuk memberi manfaat lebih luas. Bagi kami, keberadaan perusahaan harus menghadirkan dampak positif, bukan hanya untuk industri energi, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Dia menekankan upskilling tidak hanya soal keterampilan teknis melainkan juga kreativitas dalam desain produk, peningkatan kualitas, serta strategi pemasaran.
“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dengan mengelola sampah rumah tangga dan limbah kelapa menjadi produk bernilai, kita tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi UMKM dan ekonomi desa,” katanya.
Elnusa menghadirkan program Training of Trainers (ToT) yang ditujukan bagi karang taruna dan ibu-ibu PKK Desa Mundu, dengan fokus pada penguatan kapasitas dalam pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga serta limbah kelapa. Tujuannya agar mampu diubah menjadi produk bernilai tambah tinggi, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis melainkan strategi jangka panjang dalam mencetak local trainer desa yang berperan sebagai agen perubahan sosial. Melalui pendekatan capacity building yang sistematis, ToT ini membekali peserta dengan pemahaman komprehensif, mulai dari pemilahan dan pengelolaan sampah terpadu, praktik ekonomi sirkular, hingga transformasi limbah rumah tangga menjadi beberapa kerajinan kreatif dan bernilai jual tinggi.
SM Corporate Relation PT Elnusa Tbk Dicky Ibnu Darmawan menuturkan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-56 PT Elnusa. “Ulang tahun bagi Elnusa bukan hanya sekadar bertambahnya usia melainkan momentum refleksi untuk memberi manfaat lebih luas. Bagi kami, keberadaan perusahaan harus menghadirkan dampak positif, bukan hanya untuk industri energi, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Dia menekankan upskilling tidak hanya soal keterampilan teknis melainkan juga kreativitas dalam desain produk, peningkatan kualitas, serta strategi pemasaran.
“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dengan mengelola sampah rumah tangga dan limbah kelapa menjadi produk bernilai, kita tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi UMKM dan ekonomi desa,” katanya.
Lihat Juga :