Hasil Autopsi Jenazah Kepala Cabang Bank di Jakarta yang Diculik dan Dibunuh: Ada Luka di Leher dan Dada
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 19:56 WIB
Kepala RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen dr Prima Heru menjelaskan hasil autopsi jasad kepala cabang pembantu (KCP) bank di Cempaka Putih Jakarta yang diculik dan dibunuh. Foto/Ari Sandita
JAKARTA - Jasad kepala cabang pembantu (KCP) bank di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, MIP (37), yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan telah selesai diautopsi. Polisi menemukan ada luka di bagian tubuh korban akibat benda tumpul.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen dr Prima Heru menjelaskan dua luka yang ditemukan pada tubuh korban ada di bagian leher dan dada. Luka itu ada pada bagian luar dan dalam tubuh korban.
Baca juga: Tampang 4 Pelaku Penculikan Kepala Cabang Bank di Jakarta
"Tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban. Luka-lukanya bagian dada dan leher," kata Prima kepada wartawan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025).
Prima menerangkan, dari hasil pemeriksaan, dua luka yang ditemukan pada tubuh korban ini disebabkan oleh hantaman benda tumpul. Luka ini menyebabkan tekanan pada tulang leher dan dada yang membuat korban tewas kekurangan oksigen.
"(Akibat) benda tumpul. Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernapas," jelas dia.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen dr Prima Heru menjelaskan dua luka yang ditemukan pada tubuh korban ada di bagian leher dan dada. Luka itu ada pada bagian luar dan dalam tubuh korban.
Baca juga: Tampang 4 Pelaku Penculikan Kepala Cabang Bank di Jakarta
"Tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban. Luka-lukanya bagian dada dan leher," kata Prima kepada wartawan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025).
Prima menerangkan, dari hasil pemeriksaan, dua luka yang ditemukan pada tubuh korban ini disebabkan oleh hantaman benda tumpul. Luka ini menyebabkan tekanan pada tulang leher dan dada yang membuat korban tewas kekurangan oksigen.
"(Akibat) benda tumpul. Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernapas," jelas dia.
Lihat Juga :