Tantangan Raja Champa ke Sunan Gresik Islamkan Penguasa Majapahit

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 06:37 WIB
Apalagi penduduk yang saat zaman Hindu dianggap masuk kasta terbawah yakni Waisya dan Sudra. Tak heran bila pada awalnya agama Islam banyak dipeluk oleh masyarakat dari golongan bawah terlebih dahulu. Sementara dua golongan di atasnya yakni Brahmana dan Ksatria dikisahkan banyak yang kabur melarikan diri ke Pulau Bali, seiring masifnya dakwah dan pemeluk agama Islam di Pulau Jawa.

Baca juga: Kisah Sunan Gresik Datang dari Champa untuk Menyebarkan Islam di Pulau Jawa dengan Santun dan Ramah

Semakin banyaknya penduduk yang masuk islam membuat Maulana Malik Ibrahim memutuskan membuat wadah semacam pondok pesantren. Langkah ini dilakukan demi menggembleng dan mendidik calon mubaligh agar turut membantu mengembangkan Islam di Nusantara.

Perlahan-lahan akhirnya semakin banyak islam dipeluk penduduk Nusantara sehingga sang waliyullah ditawari oleh Raja Champa agar bisa mengislamkan Raja Majapahit kala itu. Konon misi itu memang belum terlaksana, tapi sang waliyullah ini menjadi pelopor menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

Waliyullah ini pada akhirnya meninggal dunia dan dimakamkan di Gresik. Pada batu nisannya terukir tahun meninggal 882 Hijriah atau tahun 1419 Masehi. Kini malam Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim yang berada di Jalan Malik Ibrahim, Gresik ramai dikunjungi para peziarah. Sosoknya sebagai pelopor penyebar agama Islam pertama di Pulau Jawa menjadi daya magnet tersendiri bagi peziarah.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!