Gubernur Sulsel Minta Paslon Pilkada Patuh Protokol Kesehatan
Kamis, 10 September 2020 - 18:16 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam rapat koordinasi pilkada serentak di Posko Penanganan COVID-19, Balai Kemanunggalan TNI Rakyat, Kamis (10/9/2020). Foto: Humas Pemprov Sulsel
MAKASSAR - Gubernur Sulsel , HM Nurdin Abdullah menegaskan, jika kasus positif COVID-19 terus meningkat pada daerah yang melaksanakan pilkada, bisa saja pemungutan suara ditunda dengan alasan keselamatan rakyat.
"Bisa saja pilkada ditunda," tegas Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada rapat koordinasi pilkada serentak di Posko Penanganan COVID-19, Balai Kemanunggalan TNI Rakyat, Makassar, Kamis (10/9/2020).
Baca juga: KPU Gowa Target 77,5 % Partisipasi Pemilih pada Pilkada Tahun Ini
Hadir pada acara tersebut, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdinsyam, Kejati Firdaus Dewilmar, Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, Ketua Bawaslu Laode Arumahi, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, Bupati Gowa Adnan Puritcha IYL dan undangan lain.
"Bisa saja pilkada ditunda," tegas Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada rapat koordinasi pilkada serentak di Posko Penanganan COVID-19, Balai Kemanunggalan TNI Rakyat, Makassar, Kamis (10/9/2020).
Baca juga: KPU Gowa Target 77,5 % Partisipasi Pemilih pada Pilkada Tahun Ini
Hadir pada acara tersebut, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdinsyam, Kejati Firdaus Dewilmar, Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, Ketua Bawaslu Laode Arumahi, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, Bupati Gowa Adnan Puritcha IYL dan undangan lain.
Lihat Juga :