Kasus di Ciracas, Pangdam Sebut Ada Warga yang Dianiaya dan Dilindas Motor
Rabu, 09 September 2020 - 20:50 WIB
Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Foto: Okto Rizki Alpino/SINDOnews
JAKARTA - Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, ada 23 korban penganiayaan fisik saat penyerangan Mapolsek Ciracas , Jakarta Timur. Bahkan, kata dia ada warga yang dipukuli hingga tak berdaya dan dibacok menggunakan senjata tajam.
"Dari data yang terkumpul, jumlah warga yang menjadi korban penganiayaan ada 23 orang. Bahkan, ada warga yang dipukuli hingga tidak berdaya dan pada saat terkapar, para oknum anggota TNI ini melindas warga yang terkapar menggunakan motor," kata Dudung saat konferensi pers di Mapuspomad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).
Selain itu, ada 109 warga yang mengalami kerusakan materil. Pos polisi dan kendaraan warga pun tak luput menjadi sasaran amuk oknum TNI itu. (Baca juga: 6 Oknum Anggota TNI AL Jadi Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas )
"Dari data yang terkumpul, jumlah warga yang menjadi korban penganiayaan ada 23 orang. Bahkan, ada warga yang dipukuli hingga tidak berdaya dan pada saat terkapar, para oknum anggota TNI ini melindas warga yang terkapar menggunakan motor," kata Dudung saat konferensi pers di Mapuspomad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).
Selain itu, ada 109 warga yang mengalami kerusakan materil. Pos polisi dan kendaraan warga pun tak luput menjadi sasaran amuk oknum TNI itu. (Baca juga: 6 Oknum Anggota TNI AL Jadi Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas )
Lihat Juga :