Disaksikan Menko PM, BAZNAS Salurkan Bantuan Zmart Pesantren di Jatim

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:15 WIB
“Pesantren punya moralitas, integritas, dan daya tahan tinggi. Tapi kita perlu dorong agar mereka juga memiliki daya saing ekonomi. Program seperti ini sangat strategis dalam membangun pondasi kemandirian pesantren sekaligus memberdayakan santri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, program Zmart Pesantren merupakan bagian dari inovasi terbaru BAZNAS di tahun 2025 untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren dan mencetak santri yang berdaya saing melalui edukasi kewirausahaan.

“BAZNAS terus berinovasi untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan umat. Melalui Zmart Pesantren, kami ingin pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Noor menegaskan, program Zmart Pesantren akan terus diperluas karena dinilai sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan santri.

“Kami juga memiliki program, ZChicken, Zmart, Z-Auto, Z-Coffee, Santripreneur, dan program-program lainnya. Sekarang, kami menyerahkan Zmart Pesantren. Di Jawa Tengah sudah kami salurkan ke 10 pesantren, dan di Jawa Timur juga akan kami salurkan ke 10 pesantren. Masing-masing pesantren menerima bantuan Rp50 juta yang bisa digunakan untuk minimarket yang berada di kawasan pesantren. Jika berkembang, akan kami tambah lagi,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!