Jumlah Mahasiswa UGM yang Meninggal akibat Perahu Tenggelam di Maluku Tenggara Bertambah

Rabu, 02 Juli 2025 - 06:59 WIB
"Korban Bagus Adi ditemukan pada Selasa malam setelah sempat dinyatakan hilang," kata Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM Rustamadji, Selasa (1/7/2025).

Musibah ini terjadi saat para mahasiswa menjalankan kegiatan Revitalisasi Terumbu Karang, bagian dari program KKN-PPM Unit Manyeuw. Sebanyak tujuh mahasiswa UGM dan lima warga lokal menggunakan dua perahu motor untuk mengambil pasir sebagai bahan pembangunan Artificial Patch Reef (APR). Dalam perjalanan pulang, salah satu perahu terbalik akibat gelombang tinggi dan angin kencang.

Lima mahasiswa berhasil diselamatkan, satu mahasiswa meninggal. Sementara, Bagus sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal oleh warga sekitar.

"UGM melalui DPkM dan fakultas terkait saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pemerintah Provinsi Maluku, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta KAGAMA Maluku. Fokus utama adalah penanganan darurat, pendampingan psikologis bagi mahasiswa lain, serta proses pemulangan jenazah ke daerah asal,” katanya.

UGM berkomitmen untuk terus memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh peserta KKN-PPM. Mereka juga akan mengevaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di lapangan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!