Politics Reborn Partai Perindo: Saatnya Anak Muda Bersuara dan Turut Atur Arah Bangsa

Senin, 23 Juni 2025 - 12:35 WIB
“Anak muda ini perlu untuk diakomodir. Kalau kita melihat pemerintah ataupun legislatif, masih memerlukan anak muda berada dalam sistem,” ujarnya dalam diskusi yang dihadiri pelajar, mahasiswa dan penyandang disabilitas ini.

Angkie menilai, suara generasi muda selama ini masih terpinggirkan. Padahal, mereka memiliki daya dorong yang kuat untuk ikut membentuk kebijakan. “Kami sebagai anak muda adalah masyarakat yang mengawal dan tentunya mengatur kebijakan-kebijakan karena kami memilih mereka pada saat Pemilu,” katanya.

Menurutnya, diskusi seperti Politics Reborn ini penting sebagai sarana menyerap suara dan kegelisahan anak muda yang beragam, untuk kemudian diteruskan sebagai rekomendasi kepada pemerintah. “Kami mendengarkan, berdiskusi, lalu mencari solusi. Anak muda harus bergerak secara konsisten. Dari keresahan menjadi gerakan, dan dari gerakan lahirlah kebijakan,” ungkapnya.

Baca juga: Perkuat Mesin Partai Menuju Pemilu 2029, Partai Perindo Tunjuk 9 Plt Ketua DPD di Jawa Barat

Penulis buku Perempuan Tunarungu, Menembus Batas ini pun menyoroti minimnya representasi perempuan dalam politik. Dia menyebut target 30 persen keterwakilan perempuan belum tercapai, dan anak muda termasuk perempuan, harus diberi ruang lebih besar. Generasi Z dan milenial akan menjadi pemimpin berikutnya, maka suara mereka perlu dihadirkan dari sekarang. "Suara anak muda itu sekarang sangat penting," tegas Staf Khusus Presiden RI periode 2019-2024 ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!