BAZNAS RI dan Alfamart Wujudkan Kurban Sedekah, Daging Kurban Sampai ke Banyumas
Selasa, 10 Juni 2025 - 16:13 WIB
Imdadun juga menjelaskan, pelaksanaan kurban dilaksanakan serentak di seluruh Balai Ternak BAZNAS. Ini tidak hanya bertujuan menunaikan ibadah, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, khususnya para peternak lokal.
“Ekonomi kurban ini sangat potensial. Kami ingin mendorong peternakan rakyat agar berkembang, karena kebutuhan hewan kurban tiap tahun sangat besar," ujarnya, di Banyumas, Jumat (6/6/2025).
Ia menjelaskan, hewan kurban yang disembelih berasal dari dua sumber utama, yaitu Balai Ternak BAZNAS dan mitra vendor terpercaya. Balai ternak, yang tersebar di berbagai daerah, terus dikembangkan agar mampu menyuplai lebih banyak hewan kurban berkualitas.
Sebagian daging kurban juga diolah menjadi produk kemasan kaleng yang dapat disalurkan untuk program-program penanganan stunting dan bantuan ke daerah pelosok. “Karena daging kaleng ini tahan lama, maka bisa digunakan sebagai cadangan gizi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau,” terangnya.
Selain pembiakan dan penggemukan, Balai Ternak BAZNAS juga mengembangkan unit usaha seperti pemerahan susu kambing perah. "Ke depan, kami akan mengembangkan ekosistem usaha dari balai ternak, mulai dari susu hingga daging olahan. Semua ini bertujuan untuk membentuk kemandirian ekonomi umat," tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengapresiasi sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Banyumas yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban. "Kami menyambut baik program ini. Karena anggaran pemerintah terbatas, program BAZNAS sangat membantu, bahkan bisa mencakup hingga 80-90 persen kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
“Ekonomi kurban ini sangat potensial. Kami ingin mendorong peternakan rakyat agar berkembang, karena kebutuhan hewan kurban tiap tahun sangat besar," ujarnya, di Banyumas, Jumat (6/6/2025).
Ia menjelaskan, hewan kurban yang disembelih berasal dari dua sumber utama, yaitu Balai Ternak BAZNAS dan mitra vendor terpercaya. Balai ternak, yang tersebar di berbagai daerah, terus dikembangkan agar mampu menyuplai lebih banyak hewan kurban berkualitas.
Sebagian daging kurban juga diolah menjadi produk kemasan kaleng yang dapat disalurkan untuk program-program penanganan stunting dan bantuan ke daerah pelosok. “Karena daging kaleng ini tahan lama, maka bisa digunakan sebagai cadangan gizi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau,” terangnya.
Selain pembiakan dan penggemukan, Balai Ternak BAZNAS juga mengembangkan unit usaha seperti pemerahan susu kambing perah. "Ke depan, kami akan mengembangkan ekosistem usaha dari balai ternak, mulai dari susu hingga daging olahan. Semua ini bertujuan untuk membentuk kemandirian ekonomi umat," tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengapresiasi sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Banyumas yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban. "Kami menyambut baik program ini. Karena anggaran pemerintah terbatas, program BAZNAS sangat membantu, bahkan bisa mencakup hingga 80-90 persen kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lihat Juga :