Bandung Jewellery Fair 2025 Momentum Tumbuhkan Industri Perhiasan Nasional
Sabtu, 07 Juni 2025 - 21:19 WIB
“Perhiasan bukan sekadar produk estetika, tapi juga instrumen ekonomi dan investasi. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan,” kata Iskandar yang juga Sekjen Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI).
Pengunjung pameran tidak hanya dapat melakukan transaksi langsung, tetapi juga mendapatkan edukasi seputar investasi emas. Beragam produk yang ditawarkan memiliki kadar logam mulai dari 12 hingga 18 karat lengkap dengan informasi spesifikasi kadar yang tercantum dalam invoice sebagai bentuk jaminan kualitas dan transparansi.
Menurut Kementerian Perindustrian, Bandung memiliki potensi besar sebagai pusat pameran dan produksi perhiasan nasional. Infrastruktur yang mendukung, kekuatan ekosistem UMKM, dan daya beli masyarakat menjadi faktor unggulan yang memperkuat posisi kota ini di industri.
“Dengan respons positif dari peserta dan masyarakat, kami berharap Bandung Jewellery Fair dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Bandung sebagai pusat industri perhiasan menyusul Jakarta dan Surabaya,” kata Reni.
Sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Jewellery Fair, BJF 2025 akan dilanjutkan dengan pameran serupa di Surabaya pada Oktober mendatang. Ajang ini diharapkan dapat memperluas promosi industri kreatif berbasis emas dan batu permata ke wilayah timur Indonesia.
Pengunjung pameran tidak hanya dapat melakukan transaksi langsung, tetapi juga mendapatkan edukasi seputar investasi emas. Beragam produk yang ditawarkan memiliki kadar logam mulai dari 12 hingga 18 karat lengkap dengan informasi spesifikasi kadar yang tercantum dalam invoice sebagai bentuk jaminan kualitas dan transparansi.
Menurut Kementerian Perindustrian, Bandung memiliki potensi besar sebagai pusat pameran dan produksi perhiasan nasional. Infrastruktur yang mendukung, kekuatan ekosistem UMKM, dan daya beli masyarakat menjadi faktor unggulan yang memperkuat posisi kota ini di industri.
“Dengan respons positif dari peserta dan masyarakat, kami berharap Bandung Jewellery Fair dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Bandung sebagai pusat industri perhiasan menyusul Jakarta dan Surabaya,” kata Reni.
Sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Jewellery Fair, BJF 2025 akan dilanjutkan dengan pameran serupa di Surabaya pada Oktober mendatang. Ajang ini diharapkan dapat memperluas promosi industri kreatif berbasis emas dan batu permata ke wilayah timur Indonesia.
(jon)
Lihat Juga :