Gelar Festival ke-8, Kampung Budaya Polowijen Jadi Episentrum Seni Budaya Topeng Malang
Selasa, 29 April 2025 - 06:58 WIB
"Kita diajak ritual yang sungguh luar biasa untuk menghormati beliau serta bersama-sama mendoakan untuk beliau, sebagai wujud dari rasa bangga dan terima kasih yang tak terhingga untuk hasil karya beliau yang bisa dinikmati hingga saat ini," kata Joko, Selasa (29/4/2025).
Joko menambahkan, FKBP ke-8 sebagai bagian yang secara tidak langsung mengajarkan kepada generasi muda khususnya untuk lebih bisa menghargai dan menghormati hasil karya manusia serta ajaran tata cara unggah-ungguh dalam budaya kita. "FKBP semoga berjaya dan selalu memberikan manfaay bagi kebaikan dari generasi ke generasi," ujarnya.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
Titik Wijayanti dari sanggar Kesenian Bantengan Putra Mahkota Panawijen, mengapresiasi penyelenggaraan FKBP ke-8. Titik mengaku sangat senang dengan adanya Kampung Budaya Polowijen (KBP) karena sangat membantu untuk melestarikan adat budaya, agar kebudayaan kesenian tidak dilupakan oleh masyarakat khususnya.
"Festival ini merupakan perwujudan dari upaya pelestarian budaya dan tradisi di KBP yang telah menjadi salah satu destinasi wisata budaya terkemuka di Kota Malang," kata Titik.
Joko menambahkan, FKBP ke-8 sebagai bagian yang secara tidak langsung mengajarkan kepada generasi muda khususnya untuk lebih bisa menghargai dan menghormati hasil karya manusia serta ajaran tata cara unggah-ungguh dalam budaya kita. "FKBP semoga berjaya dan selalu memberikan manfaay bagi kebaikan dari generasi ke generasi," ujarnya.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
Titik Wijayanti dari sanggar Kesenian Bantengan Putra Mahkota Panawijen, mengapresiasi penyelenggaraan FKBP ke-8. Titik mengaku sangat senang dengan adanya Kampung Budaya Polowijen (KBP) karena sangat membantu untuk melestarikan adat budaya, agar kebudayaan kesenian tidak dilupakan oleh masyarakat khususnya.
"Festival ini merupakan perwujudan dari upaya pelestarian budaya dan tradisi di KBP yang telah menjadi salah satu destinasi wisata budaya terkemuka di Kota Malang," kata Titik.
Lihat Juga :