ISNU Merawat Jagat: Fun Walk dan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon untuk Masa Depan Bumi
Sabtu, 19 April 2025 - 19:40 WIB
Menggerakkan Akar Rumput: Dari Pesantren hingga Kampung
Dengan jaringan yang menjangkau hingga ke desa-desa, kekuatan ISNU ada pada struktur akar rumputnya. Di berbagai daerah, PAC ISNU telah memulai pemetaan lahan, pelatihan teknis penanaman, serta menjalin kemitraan dengan sekolah, pesantren, masjid, hingga kelompok tani.Penanaman pohon bahkan telah menjadi bagian dari kegiatan sosial dan keagamaan, seperti peringatan Maulid Nabi, Hari Santri, hingga program Ramadan. Gerakan ini tidak hanya membangun ruang hijau, tapi juga menumbuhkan budaya cinta lingkungan yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.Dari Pohon ke Peradaban
ISNU meyakini bahwa setiap batang pohon yang ditanam adalah simbol harapan. Gerakan ini bukan hanya soal penghijauan secara fisik, tetapi juga penghijauan cara berpikir dan cara hidup.Sebuah investasi jangka panjang untuk membangun peradaban yang berkeadilan ekologis. “Kalau satu organisasi bisa menanam satu juta pohon, bayangkan jika semua elemen bangsa ikut serta. Kita bisa menyelamatkan bumi dengan tangan-tangan kita sendiri,” tambah Prof. Kamaruddin.
Sebagai penutup acara Fun Walk, Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., didampingi oleh pengurus ISNU lainnya, secara simbolis membagikan ratusan bibit pohon kepada peserta untuk ditanam di lingkungan masing-masing.
Dari Sarjana, untuk Semesta
“ISNU Merawat Jagat” adalah gerakan dari kalangan intelektual Islam yang tidak hanya mengandalkan wacana, tapi juga menyentuh aksi konkret. Ini adalah wujud cinta terhadap bumi dan tanggung jawab terhadap generasi yang akan datang.ISNU menunjukkan bahwa para sarjana NU berpikir bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk seratus tahun ke depan. Dengan menanam pohon, mereka menanam harapan. Dengan merawat jagat, mereka sedang menumbuhkan masa depan.
(rca)
Lihat Juga :