Hujan Deras, Jembatan di Citeureup Bogor Ambruk Tak Bisa Dilalui Kendaraan
Kamis, 27 Februari 2025 - 17:24 WIB
Jembatan di wilayah Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ambruk setelah hujan deras mengguyur, Kamis (27/2/2025). FOTO/TANGKAPAN LAYAR.
BOGOR - Jembatan di wilayah Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ambruk . Saat ini, jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan.
Dalam video amatir yang dilihat SindoNews, tampak jembatan tersebut sudah dalam kondisi ambruk. Air dari jalan yang berwarna kecoklatan mengalir deras menuju aliran yang berada di bawah jenbatan.
Beberapa pengguna jalan pun terlihat hanya bisa pasrah berdiri di dekat jembatan menyaksikan kondisi tersebut karena tidak bisa melintas.
"Info terkini yang mau ke Citeurep nggak bisa lewat jembatannya jebol," kata pria perekam video dikutip SINDOnews, Kamis (27/2/2025).
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan terkait kejadian dalam video. Saat ini, anggotanya sudah berangkat menuju lokasi untuk melakukan assesment.
"Itu akses utama ke Leuwibilik. Ini baru masuk laporannya 15 menit lalu, tapi anggota sudah berangkat Akses terputus, ini juga sudah komunikasi dengan PUPR," ucap Adam dikonfirmasi.
Dalam video amatir yang dilihat SindoNews, tampak jembatan tersebut sudah dalam kondisi ambruk. Air dari jalan yang berwarna kecoklatan mengalir deras menuju aliran yang berada di bawah jenbatan.
Beberapa pengguna jalan pun terlihat hanya bisa pasrah berdiri di dekat jembatan menyaksikan kondisi tersebut karena tidak bisa melintas.
"Info terkini yang mau ke Citeurep nggak bisa lewat jembatannya jebol," kata pria perekam video dikutip SINDOnews, Kamis (27/2/2025).
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan terkait kejadian dalam video. Saat ini, anggotanya sudah berangkat menuju lokasi untuk melakukan assesment.
"Itu akses utama ke Leuwibilik. Ini baru masuk laporannya 15 menit lalu, tapi anggota sudah berangkat Akses terputus, ini juga sudah komunikasi dengan PUPR," ucap Adam dikonfirmasi.
(abd)
Lihat Juga :
tulis komentar anda