76 Orang Jadi Korban Perusakan Mapolsek Ciracas Jakarta Timur
Rabu, 02 September 2020 - 13:07 WIB
Pandam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi posko pengaduan korban di Koramil Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020). SINDOnews/Okto Rizki Alpino
JAKARTA - Sebanyak 76 orang menjadi korban perusakan dan keberingasan oknum TNI AD saat melakukan penyerangan ke Mapolsek Ciracas , Jakarta Timur pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi anarkis tersebut, Pandam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi posko pengaduan korban di Koramil Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).
Sejak pertama kali dibuka pada 31 Agustus 2020 lalu, total masyarakat yang melapor sebagai korban sudah ada 76 orang. Sebagian mengalami kerusakan tempat usaha dan mengalami luka fisik. (Baca juga; Pangdam Jaya Minta Maaf ke Warga Ciracas dan Akan Ganti Kerugian Masyarakat )
"76 orang terakhir. Warga sipil. Ini bisa jadi bertambah. Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat, karena itu kan dari Arundina sampai Ciracas ini cukup jauh, kalau misal ada korban lain silakan," kata Dudung di Koramil Kramat Jati, Rabu (2/9/2020).
Sebagai bentuk tanggung jawab atas aksi anarkis tersebut, Pandam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendatangi posko pengaduan korban di Koramil Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).
Sejak pertama kali dibuka pada 31 Agustus 2020 lalu, total masyarakat yang melapor sebagai korban sudah ada 76 orang. Sebagian mengalami kerusakan tempat usaha dan mengalami luka fisik. (Baca juga; Pangdam Jaya Minta Maaf ke Warga Ciracas dan Akan Ganti Kerugian Masyarakat )
"76 orang terakhir. Warga sipil. Ini bisa jadi bertambah. Kami tetap membuka pengaduan dari masyarakat, karena itu kan dari Arundina sampai Ciracas ini cukup jauh, kalau misal ada korban lain silakan," kata Dudung di Koramil Kramat Jati, Rabu (2/9/2020).
Lihat Juga :