Kekeringan Mengancam Jabar, BPBD Siapkan Upaya Mitigasi

Selasa, 01 September 2020 - 22:51 WIB
Warga Kedunghalang, Bogor, mendapatkan bantuan air bersih menyusul masuknya musim kemarau di Jabar/Dok.SINDOnews
BANDUNG - Bencana kekeringan akibat musim kemarau mulai mengancam sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Upaya mitigasi pun disiapkan, agar bencana kekeringan tidak menambah beban masyarakat yang kini tengah terdampak pandemi COVID-19.

Kondisi tersebut sejalan dengan peringatan yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebut bahwa musim kemarau di Jabar tahun ini berlangsung antara bulan Agustus hingga Oktober. (Baca: Kebakaran Gunung Panderman, 2 Pendaki Dilaporkan Belum Turun )



Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Dani Ramdan mengungkapkan, pihaknya sudah menerima sejumlah laporan kekeringan, seperti dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung. "Itu yang paling banyak menerima laporan dari Bogor sebelah barat, kalau Bogor timur itu hujannya masih tinggi,” ujar Dani di Bandung, Selasa (1/9/2020).

Meskipun begitu, lanjut Dani, pada musim kemarau tahun ini, hujan cenderung masih turun di sejumlah daerah di Jabar. Pasalnya, kemarau tahun ini merupakan kemarau basah. "Kemaraunya memang kemarau basah tahun ini, sehingga masih ada hujan meskipun sporadis," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!