Pengamat Nilai Pergeseran Dukungan Simpatisan Parpol ke Egi-Syaiful Bukti Keinginan Perubahan
Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:11 WIB
Pergeseran dukungan dari simpatisan PDIP dan PKS ke Radityo Egi Pratama-Syaiful Anwar dalam Pilkada Lampung Selatan 2024 menandakan harapan besar akan perubahan. Foto/Dok. SINDOnews
LAMPUNG SELATAN - Pergeseran dukungan dari simpatisan PDIP dan PKS ke pasangan cabup dan cawabup nomor urut 2, Radityo Egi Pratama-Syaiful Anwar dalam Pilkada Lampung Selatan 2024 menandakan harapan besar masyarakat akan perubahan. Hal ini menunjukkan keinginan pemilih untuk perbaikan nyata di Lampung Selatan.
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Lampung (Unila Dedi Hermawan menilai, perpindahan dukungan ini wajar terjadi dalam demokrasi. Terutama ketika masyarakat merasa program yang ditawarkan oleh penantang lebih relevan dengan kebutuhan mereka.
"Kalau ini digambarkan kekecewaan terhadap kinerja incumbent masa lalu yang tidak bagus, ini bisa menjadi alasan. Bahwa selama periodenya Pak Nanang itu tidak ada perubahan yang signifikan," katanya, Rabu (30/10/2024). Baca juga: Ratusan Simpatisan dan Kader PKS Lamsel Alihkan Dukungan ke Egi-Syaiful
Ia menambahkan program-program perubahan yang diusung Egi-Syaiful menjadi daya tarik utama bagi pemilih yang merasa tidak puas dengan kinerja petahana. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor pindahnya arah dukungan dari simpatisan PKS dan PDIP.
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Lampung (Unila Dedi Hermawan menilai, perpindahan dukungan ini wajar terjadi dalam demokrasi. Terutama ketika masyarakat merasa program yang ditawarkan oleh penantang lebih relevan dengan kebutuhan mereka.
"Kalau ini digambarkan kekecewaan terhadap kinerja incumbent masa lalu yang tidak bagus, ini bisa menjadi alasan. Bahwa selama periodenya Pak Nanang itu tidak ada perubahan yang signifikan," katanya, Rabu (30/10/2024). Baca juga: Ratusan Simpatisan dan Kader PKS Lamsel Alihkan Dukungan ke Egi-Syaiful
Ia menambahkan program-program perubahan yang diusung Egi-Syaiful menjadi daya tarik utama bagi pemilih yang merasa tidak puas dengan kinerja petahana. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor pindahnya arah dukungan dari simpatisan PKS dan PDIP.
Lihat Juga :