Peran Vital Alumni Politeknik Kementan dan Mahasiswa MBKM dalam Pertanian Modern

Jum'at, 20 September 2024 - 13:59 WIB
Melalui program MBKM Kementan, yang juga mencakupMagang dan Studi Independen Bersertifikat(MSIB), sebanyak 1.105 mahasiswa terlibat aktif, bersama dengan 278 alumni dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia.

Hingga tahun ini, lebih dari 3.000 mahasiswa telah diterjunkan dalam program tersebut, hasil kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran langsung kepada mahasiswa.

Salah satu modul unggulan dalam program ini adalahAgribisnis Lahan Rawa, di mana mahasiswa mempelajari cara memanfaatkan lahan rawa yang memiliki potensi besar namun sering kurang dimanfaatkan.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan modulPengembangan Padi Rawa Terpaduyang mengajarkan cara meningkatkan produktivitas padi di lahan rawa melalui teknologi modern. Selain itu, mereka belajar tentang pengelolaan lahan.

Program MBKM juga melibatkanKementan Leadership Programme, yang bertujuan melatih mahasiswa untuk memimpin proyek pertanian berbasis inovasi dan teknologi.

Dalam modulTeknologi Mekanisasi Pertanian, mahasiswa dikenalkan pada teknologi yang membantu meningkatkan efisiensi di seluruh proses pertanian, mulai dari pengolahan hingga distribusi hasil.

Salah satu fokus penting lainnya adalahPemberdayaan Petani Berbasis Korporasi.

Modul ini mengajarkan mahasiswa cara membantu petani meningkatkan kemandirian dalam mengelola bisnis pertanian, serta mendapatkan akses pasar dan modal yang lebih baik, sehingga meningkatkan daya saing di sektor pertanian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!