Dapat Makan Bergizi Gratis, Siswa SMP 161 Jakarta: Enak, Komplet Lauknya
Kamis, 19 September 2024 - 13:35 WIB
"Biasanya bawa bekal dari rumah, mama sudah tahu hari ini akan ada makan bergizi gratis, jadi tidak disiapkan bekal. Kalau nggak dibawain bekal ya beli jajan-jajan begitu. Biasanya kalau bekal itu sama Nuget, ini (makan gratis) sudah ada ayamnya, tempe, sayur, sama pisang. Enak, komplet lauknya," ujar Malika, Kamis (19/9/2024).
Sarwoko mengatakan keterlibatan CSR dalam program makan bergizi gratis sangatlah positif. Makan bergizi gratis juga dijamin kesehatannya lantaran disesuaikan dengan standar gizi untuk para siswa.
"Program makan bergizi gratis baru pertama dilaksanakan di wilayah 1 Jakarta Selatan di SMP 161 ini. Sangat positif, termasuk uji coba sekaligus kepedulian CSR pada anak-anak sekolah," tuturnya.
"Makanan ini dipastikan higienis. Di SMP 161 Jakarta ini ada 970 siswa plus guru. Selain pemberian makan bergizi gratis, ada juga sosialisasi yang dilakukan QRUPI," ujarnya.
Direktur Utama PT Jaxer Sumitra Nusantara yang membawahi QRUPI, Ansari Kadir mengaku senang dapat terlibat sekaligus mendukung program Prabowo-Gibran terkait makan bergizi gratis. Terlebih, program ini bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia dan menciptakan generasi muda yang unggul dan kompeten.
Sarwoko mengatakan keterlibatan CSR dalam program makan bergizi gratis sangatlah positif. Makan bergizi gratis juga dijamin kesehatannya lantaran disesuaikan dengan standar gizi untuk para siswa.
"Program makan bergizi gratis baru pertama dilaksanakan di wilayah 1 Jakarta Selatan di SMP 161 ini. Sangat positif, termasuk uji coba sekaligus kepedulian CSR pada anak-anak sekolah," tuturnya.
"Makanan ini dipastikan higienis. Di SMP 161 Jakarta ini ada 970 siswa plus guru. Selain pemberian makan bergizi gratis, ada juga sosialisasi yang dilakukan QRUPI," ujarnya.
Direktur Utama PT Jaxer Sumitra Nusantara yang membawahi QRUPI, Ansari Kadir mengaku senang dapat terlibat sekaligus mendukung program Prabowo-Gibran terkait makan bergizi gratis. Terlebih, program ini bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia dan menciptakan generasi muda yang unggul dan kompeten.
Lihat Juga :