Pemberdayaan Masjid Jadi Momentum Tingkatkan Kesejahteraan dan Hapus Kemiskinan

Senin, 09 September 2024 - 21:15 WIB
Direktur Education and Empowerment BSI Maslahat Muhammad Shobirin bersama Ketua Masjid Al-Ittihad Said Zulfadli meluncurkan Program Masjid BSI Masjid Empowerment untuk sejahterakan mustahik. Foto/Istimewa
JAKARTA - Dalam rangka mendorong kemandirian masjid dan tingkatkan kesejahteraan para mustahik, Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui BSI Maslahat meluncurkan Program Masjid BSI Masjid Empowerment. Peluncuran tersebut dilakukan di Masjid Al Ittihad, Cibubur .

Program Masjid BSI Empowerment akhirnya bisa diresmikan setelah menjalani tahapan pendampingan kepada para mustahik di Masjid Al-Ittihad karena telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kenapa baru di-launching sekarang, karena BSI punya prinsip harus kelihatan dulu barangnya, harus ada aktivitas dulu, makanya kita upayakan ketika di-launching itu memang program semuanya sudah terselenggara, pemberdayaan ekonomi adalah satu tujuan utamanya,” kata Direktur Education and Empowerment BSI Maslahat Muhammad Shobirin, Senin (9/9/2024).



Melalui program pemberdayaan ini, BSI bertujuan untuk memberantas dan menghilangkan kemiskinan. Dia berharap, siapa pun yang mendapat program pendampingan dan penerima manfaat bisa memberdayakan masyarakat dan memakmurkan masjid. “Harapan kita semua pemberdayaan itu mentransformasi mustahik menjadi Muzakki,” ujarnya.

Baca juga: Bantu UMKM Desa Pagelaran Lebak, UAI Kembangkan Mompreneurs

Ketua Masjid Al-Ittihad Said Zulfadli mengatakan, program pemberdayaan yang diberikan BSI melalui BS Maslahat dituangkan dalam empat program, yakni digital marketing, usaha jasa teknisi AC, UMKM center, dan warung mikro. Keempat program ini telah berjalan dan mampu memberdayakan serta mendongkrak ekonomi masyarakat di sekitar masjid.

Program digital marketing sebanyak 10 orang dan telah diberdayakan untuk menunjang proyek-proyek multimedia, beasiswa secara komersial, serta membantu kegiatan kehumasan dan sosialisasi kegiatan masjid. “Untuk program usaha jasa teknisi AC kami yang memberdayakan mustahik atau masyarakat sekitar masjid melalui pendirian unit usaha jasa perbaikan dan memeliharaan peralatan pendingin,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!