20 Desa di Malang Terancam Kekeringan, BPBD Siapkan Puluhan Tandon Air
Senin, 19 Agustus 2024 - 11:29 WIB
Ancaman kekeringan kembali menghantui puluhan desa di Kabupaten Malang di tengah musim kemarau yang berlangsung saat ini. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
MALANG - Ancaman kekeringan kembali menghantui puluhan desa di Kabupaten Malang di tengah musim kemarau yang berlangsung saat ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bencana tersebut dengan menyiagakan puluhan tandon air bagi warga di 20 desa yang tersebar di enam kecamatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 ini, tercatat ada 8.372 kepala keluarga (KK) di 20 desa yang berada dalam kondisi siaga kekeringan. Meskipun hingga saat ini pendistribusian air bersih belum diperlukan, BPBD bersama BPBD Jawa Timur telah menyiapkan tandon besar untuk penampungan air guna menghadapi situasi kritis.
"Potensi kekeringan ada di 6 kecamatan dengan 20 desa. Tahun ini kami mendapat dukungan dari BPBD Provinsi, baik berupa tandon bulat maupun portabel," ujar Sadono Irawan saat dikonfirmasi pada Senin pagi (19/8/2024).
Baca Juga: Musim Kemarau, 18 Desa di Malang Terancam Kekeringan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 ini, tercatat ada 8.372 kepala keluarga (KK) di 20 desa yang berada dalam kondisi siaga kekeringan. Meskipun hingga saat ini pendistribusian air bersih belum diperlukan, BPBD bersama BPBD Jawa Timur telah menyiapkan tandon besar untuk penampungan air guna menghadapi situasi kritis.
"Potensi kekeringan ada di 6 kecamatan dengan 20 desa. Tahun ini kami mendapat dukungan dari BPBD Provinsi, baik berupa tandon bulat maupun portabel," ujar Sadono Irawan saat dikonfirmasi pada Senin pagi (19/8/2024).
Baca Juga: Musim Kemarau, 18 Desa di Malang Terancam Kekeringan
Lihat Juga :