DKI Jakarta Matangkan Konsep Kota Digital dan Global
Selasa, 06 Agustus 2024 - 19:16 WIB
"Dalam data Google e-Conomy SEA 2023, Jakarta menjadi yang terdepan dalam ekonomi digital di Indonesia, baik dari sisi demand maupun supply," kata Arlyana saat menjadi Keynote Speaker, Selasa (6/8/2024).
Baca juga: HUT ke-497, Jakarta Siap Bertransformasi Jadi Pusat Perekonomian dan Kota Global
Hal ini tercermin dari transaksi e-commerce di Jakarta yang mencapai Rp3,33 triliun serta penggunaan transportasi dan logistik online yang meningkat dengan pertumbuhan mencapai 17,41%, serta masifnya penggunaan sistem pembayaran digital baik QRIS dan uang elektronik pada aktivitas perdagangan.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta yang berhasil meraih status Pemda Digital dengan indeks ETPD sebesar 98,3%. Hal ini turut didukung oleh besarnya porsi penggunaan kanal digital untuk pembayaran pajak dan retribusi yang mencapai 46,19% dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai skor 94,27.
Karena itu upaya untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat mendorong investasi dan memberikan dampak bagi penguatan ekonomi Jakarta. "Utamanya melalui peningkatan IMD Smart City Index, peningkatan digitalisasi penerimaan dan pajak, dan akselerasi investasi ekonomi dan keuangan digital," tambahnya.
Wakil Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyampaikan, Jakarta berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai pusat perekonomian bisnis serta kota global terutama pascapemindahan IKN.
Baca juga: HUT ke-497, Jakarta Siap Bertransformasi Jadi Pusat Perekonomian dan Kota Global
Hal ini tercermin dari transaksi e-commerce di Jakarta yang mencapai Rp3,33 triliun serta penggunaan transportasi dan logistik online yang meningkat dengan pertumbuhan mencapai 17,41%, serta masifnya penggunaan sistem pembayaran digital baik QRIS dan uang elektronik pada aktivitas perdagangan.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta yang berhasil meraih status Pemda Digital dengan indeks ETPD sebesar 98,3%. Hal ini turut didukung oleh besarnya porsi penggunaan kanal digital untuk pembayaran pajak dan retribusi yang mencapai 46,19% dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai skor 94,27.
Karena itu upaya untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat mendorong investasi dan memberikan dampak bagi penguatan ekonomi Jakarta. "Utamanya melalui peningkatan IMD Smart City Index, peningkatan digitalisasi penerimaan dan pajak, dan akselerasi investasi ekonomi dan keuangan digital," tambahnya.
Wakil Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyampaikan, Jakarta berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai pusat perekonomian bisnis serta kota global terutama pascapemindahan IKN.
Lihat Juga :