MDA Undang Tim Kajian Bencana UNHAS di Latimojong
Selasa, 06 Agustus 2024 - 13:21 WIB
PT Masmindo Dwi Area (MDA) mengundang Tim Kajian Bencana dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk memulai survei dan kajian awal di Kecamatan Latimojong. Foto/Ist
LUWU - PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng Tim Kajian Bencana dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk memulai survei dan kajian awal di Kecamatan Latimojong. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MOU beberapa waktu lalu, dengan tujuan utama untuk memahami dan mengatasi penyebab banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Survei ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari para ahli geologi, hidrogeologi, geoteknik, serta pakar mitigasi bencana dari UNHAS dan MDA. Mereka meninjau langsung wilayah terdampak untuk mengumpulkan data dan fakta lapangan melalui wawancara dan pengamatan. Fokus utama survei ini adalah identifikasi faktor-faktor penyebab bencana, termasuk analisis kondisi geologi, perubahan penggunaan lahan, curah hujan, dan kondisi sosial di sekitar Kecamatan Latimojong.
"Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Latimojong, kami berperan aktif untuk berkontribusi dalam upaya memahami dan mengatasi penyebab bencana alam. Kami berharap hasil survei ini dapat memberikan panduan yang bermanfaat untuk melindungi komunitas lokal dan lingkungan sekitar," ujar Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim.
Baca Juga: Terisolir Selama 5 Hari, Warga Latimojong Dievakuasi Pakai Helikopter
Survei ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari para ahli geologi, hidrogeologi, geoteknik, serta pakar mitigasi bencana dari UNHAS dan MDA. Mereka meninjau langsung wilayah terdampak untuk mengumpulkan data dan fakta lapangan melalui wawancara dan pengamatan. Fokus utama survei ini adalah identifikasi faktor-faktor penyebab bencana, termasuk analisis kondisi geologi, perubahan penggunaan lahan, curah hujan, dan kondisi sosial di sekitar Kecamatan Latimojong.
"Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Latimojong, kami berperan aktif untuk berkontribusi dalam upaya memahami dan mengatasi penyebab bencana alam. Kami berharap hasil survei ini dapat memberikan panduan yang bermanfaat untuk melindungi komunitas lokal dan lingkungan sekitar," ujar Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim.
Baca Juga: Terisolir Selama 5 Hari, Warga Latimojong Dievakuasi Pakai Helikopter
Lihat Juga :