PWNU DKI Bakal Awasi Transisi Jakarta Menjadi DKJ: Agar Menjaga Budaya Lokal

Minggu, 28 Juli 2024 - 11:44 WIB
Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, Abdul Aziz saat acara Ngobrol Pinter (Ngopi) bertajuk Ngobrol Pintar soal Anak Muda NU di DKJ dan Aglomerasinya di Aula PWNU Jakarta, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (27/7/2024). Foto/SINDOnews/Danandaya Arya
JAKARTA - Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta , Abdul Aziz menyebut pihaknya bakal mengawasi transisi Jakarta dari statusnya Daerah Khusus Ibukota (DKI) menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Hal itu menyusul pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara, Kalimantan Timur.

"Jakarta akan menjadi sebuah kawasan yang bukan Ibu Kota lagi tapi kota keuangan finansial global. Paling tidak yang sekarang harus mulai sama-sama tekuni, awasi, dan amati ada masa transisi yang akan lewati," ujar Abdul saat acara Ngobrol Pinter (Ngopi) bertajuk 'Ngobrol Pintar soal Anak Muda NU di DKJ dan Aglomerasinya di Aula PWNU Jakarta, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (27/7/2024).



Baca juga: Jelang Pilkada Jakarta, Relawan Anies Baswedan Bentuk Tim Kawal TPS

Dia memprakirakan masa transisi setidaknya bakal terjadi dalam dua dasawarsa ke depan. Menurutnya, transisi aset, target pendapatan Jakarta, dan transisi budaya menjadi hal yang paling penting untuk menjadi perhatian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!