Tingkatkan Investasi, KEK Galang Batang Targetkan Investasi hingga Rp50 Triliun
Kamis, 25 Juli 2024 - 21:41 WIB
George Santos, pemilik KEK Galang Batang terus mendorong peningkatan investasi. Foto/iNews TV/Furqon Munawar
BINTAN - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi kawasan ekonomi yang memiliki pengaruh besar dan kini sedang mendorong peningkatan investasi.
Sejak ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) yang dilepas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2022 lalu begitu berdampak pada aktivitas produksi dan ekspor yang terus meningkat.
Baca juga: Menko Airlangga: KEK Galang Batang Diharapkan Menjadi Contoh dan Instrumen Pendorong Ekonomi Indonesia Pasca-Krisis
Hingga 2023, investasi yang sudah direalisasikan di KEK Galang Batang mencapai Rp20 triliun, dan pada 2024 ini akan menargetkan investasi Rp30 triliun.
"Hingga akhir tahun 2023, investasi yang sudah direalisasikan di KEK Galang Batang sebesar 20 triliun rupiah, dan tahun 2024 ini, KEK Galang Batang akan menarik investasi sebesar 30 triliun rupiah," kata pemilik KEK Galang Batang, George Santos di Bintan dikutip Kamis (25/7/2024).
Sejak ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) yang dilepas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2022 lalu begitu berdampak pada aktivitas produksi dan ekspor yang terus meningkat.
Baca juga: Menko Airlangga: KEK Galang Batang Diharapkan Menjadi Contoh dan Instrumen Pendorong Ekonomi Indonesia Pasca-Krisis
Hingga 2023, investasi yang sudah direalisasikan di KEK Galang Batang mencapai Rp20 triliun, dan pada 2024 ini akan menargetkan investasi Rp30 triliun.
"Hingga akhir tahun 2023, investasi yang sudah direalisasikan di KEK Galang Batang sebesar 20 triliun rupiah, dan tahun 2024 ini, KEK Galang Batang akan menarik investasi sebesar 30 triliun rupiah," kata pemilik KEK Galang Batang, George Santos di Bintan dikutip Kamis (25/7/2024).
Lihat Juga :