Head to Head dengan Anies, Elektabilitas Ridwan Kamil Selisih Tipis
Kamis, 25 Juli 2024 - 17:55 WIB
Contoh paling sederhana adalah pendukung Ahok. Burhanuddin menyebutkan pendukung Ahok cenderung mengalihkan dukungannya kepada RK bila figur yang mereka dukung tidak maju di pilkada Jakarta. Dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Anies ada pada angka 43,8%, Ahok dengan 32,1%, dan RK 18,9%.
Saat Ahok dihilangkan dan tersisa Anies melawan RK, elektabilitas RK naik signifikan dan selisih elektabilitas RK dengan Anies semakin tipis.
”Ketika Ahok tidak masuk dalam simulasi, saya asumsikan Anies versus RK, secara langsung suara pemilih Ahok itu cenderung lari ke RK, suara RK awalnya sekitar 18% langsung melonjak 20% jadi 38,8%. Jadi, meskipun Ahok nomor dua di bawah Anies dalam segala simulasi dan di atas Ridwan Kamil, tetapi kalau melihat tren ini sepertinya RK lebih kompetitif melawan Anies ketimbang Ahok,” jelas Burhanuddin.
Saat Ahok dihilangkan dan tersisa Anies melawan RK, elektabilitas RK naik signifikan dan selisih elektabilitas RK dengan Anies semakin tipis.
”Ketika Ahok tidak masuk dalam simulasi, saya asumsikan Anies versus RK, secara langsung suara pemilih Ahok itu cenderung lari ke RK, suara RK awalnya sekitar 18% langsung melonjak 20% jadi 38,8%. Jadi, meskipun Ahok nomor dua di bawah Anies dalam segala simulasi dan di atas Ridwan Kamil, tetapi kalau melihat tren ini sepertinya RK lebih kompetitif melawan Anies ketimbang Ahok,” jelas Burhanuddin.
(cip)
Lihat Juga :