Pelajar SMK di Malang Tewas Tak Wajar usai Mabuk Miras, Polisi Periksa Organ Dalam Korban
Selasa, 09 Juli 2024 - 20:25 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi pelajar SMK ditemukan tewas. Foto/Ist
MALANG - Misteri kematian seorang pelajar SMK swasta di Kabupaten Malang , Syahroni, asal Dusun Baran RT 13 RW 1 Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, masih belum terungkap. Pihak keluarga telah mengajukan autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, mengatakan bahwa hasil autopsi masih belum keluar. Namun, hasil visum dan identifikasi awal dari tim dokter menunjukkan bahwa luka di bagian mata dan bibir korban bukanlah luka dalam yang dapat menyebabkan kematian.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain yang bisa menjelaskan kematian korban. "Menurut keterangan dokter, luka pada mata sebelah kanan merupakan luka bagian luar, bukan dalam. Jadi, belum bisa dipastikan penyebab kematiannya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Gandha Syah Hidayat saat ditemui di Mapolres Malang pada Selasa (9/7/2024).
Gandha menambahkan, dari hasil pemeriksaan sembilan orang saksi mata, termasuk keluarga, teman dekat, dan kekasih korban, diketahui bahwa korban sempat mengeluhkan sakit setelah meminum minuman keras (miras). Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah miras tersebut yang menyebabkan kematian korban.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, mengatakan bahwa hasil autopsi masih belum keluar. Namun, hasil visum dan identifikasi awal dari tim dokter menunjukkan bahwa luka di bagian mata dan bibir korban bukanlah luka dalam yang dapat menyebabkan kematian.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain yang bisa menjelaskan kematian korban. "Menurut keterangan dokter, luka pada mata sebelah kanan merupakan luka bagian luar, bukan dalam. Jadi, belum bisa dipastikan penyebab kematiannya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Gandha Syah Hidayat saat ditemui di Mapolres Malang pada Selasa (9/7/2024).
Gandha menambahkan, dari hasil pemeriksaan sembilan orang saksi mata, termasuk keluarga, teman dekat, dan kekasih korban, diketahui bahwa korban sempat mengeluhkan sakit setelah meminum minuman keras (miras). Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah miras tersebut yang menyebabkan kematian korban.
Lihat Juga :