3 Hari Dicari, ABK Jatuh ke Muara Sungai Tangka Sinjai Ditemukan Tewas
Jum'at, 05 Juli 2024 - 17:14 WIB
Setelah 3 hari melakukan pencarian, Tim SAR gabungan menemukan anak buah kapal (ABK) KMN Cahaya Madinah yang jatuh ke muara Sungai Tangka, Sinjai, Sulsel. Foto/Abdoellah Nicolha
SINJAI - Setelah 3 hari melakukan pencarian, Tim SAR gabungan menemukan anak buah kapal (ABK) KMN Cahaya Madinah yang jatuh ke muara Sungai Tangka, Sinjai, Sulsel.
ABK bernama Wawan (20), itu ditemukan Tim SAR dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 10 nautical mil dari titik jatuhnya, pada Jumat (5/7/2024) pagi.
“Korban telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pagi ini dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Baca juga; KM Tanimbar Bahari Tenggelam Dihantam Gelombang, 15 ABK Selamat
Arif Anwar menjelaskan, proses pencarian korban selama 3 hari ini terkendala cuaca dan kondisi ombak yang tinggi di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR menghadapi kondisi di lapangan cukup ekstrem sehingga harus berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan.
Diberitakan, korban sebelumnya dilaporkan terjatuh dari perahu saat hendak keluar mencari ikan di perairan Sinjai pada Rabu (3/7/2024). Kondisi cuaca yang buruk dan ombak tinggi di sekitar lokasi, ketika korban terjatuh dari perahunya langsung terseret arus dan tenggelam.
ABK bernama Wawan (20), itu ditemukan Tim SAR dalam kondisi tidak bernyawa sekitar 10 nautical mil dari titik jatuhnya, pada Jumat (5/7/2024) pagi.
“Korban telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pagi ini dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Baca juga; KM Tanimbar Bahari Tenggelam Dihantam Gelombang, 15 ABK Selamat
Arif Anwar menjelaskan, proses pencarian korban selama 3 hari ini terkendala cuaca dan kondisi ombak yang tinggi di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR menghadapi kondisi di lapangan cukup ekstrem sehingga harus berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan.
Diberitakan, korban sebelumnya dilaporkan terjatuh dari perahu saat hendak keluar mencari ikan di perairan Sinjai pada Rabu (3/7/2024). Kondisi cuaca yang buruk dan ombak tinggi di sekitar lokasi, ketika korban terjatuh dari perahunya langsung terseret arus dan tenggelam.
Lihat Juga :