Bunuh Ayah, Sang Anak Sempat Pura-pura Tak Tahu

Senin, 24 Juni 2024 - 16:18 WIB
Saat itu, polisi yang telah melakukan penyelidikan dan penyidikan sudah mendapatkan petunjuk perihal sosok pelaku di balik tewasnya Safri. Kemudian anak KS langsung diperiksa oleh tim penyidik. Hingga akhirnya mengakui bila telah membunuh ayah kandungnya.

"Diamankanlah tersangka di sebelah TKP, toko perabot itu karena tersangka saat itu dengan alasan dapat informasi bapaknya meninggal akhirnya datang, diinterogasi ya tersangka mengaku," sebutnya.

Safri yang merupakan pemilik toko peralatan rumah tangga atau kelontong dibunuh anak KS dengan cara menusuk di bagian dada. Dari hasil pemeriksaan, anak KS nekat membunuh ayah kandungnya karena sakit hari. Hampir setiap hari, korban memarahinya.

"Fakta oleh penyidik karna sakit hati karena sering dimarahin, kadang dipukul, dituduh mengambil barang milik korban bahkan pernah dikatakan anak haram oleh korban, ini berdasarkan keterangan tersangka," kata Ade.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam toko yang berada di pasar Kanal Banjir Timur (KBT), RT 01/03, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu, 22 Juni.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!