Kawasan Puncak Baro-baro Alternatif Wisata Baru di Maros

Kamis, 20 Agustus 2020 - 16:29 WIB
Untuk sampai ke puncak bukit karst ini, pelancong harus ekstra hati-hati karena jalan menuju ke puncaknya sangat terjal dengan kemiringan mencapai 45 derajat. Rutenya pun cukup jauh dan melelahkan. Namun, semua akan terbayar jika sudah berada di puncak.

"Memang butuh perjuangan untuk sampai ke sana. Lumayan istirahatnya 5 kali sampai ke puncaknya. Tapi pas sampai puncaknya tuh semua terbayarkan karena pemandangannya membuat kita tidak mau turun lagi," lanjutnya.

Salah seorang pengelola Puncang Baro-baro Dedi Yunus menjelaskan, kawasan puncak Bado-baro ini

Telah ada sejak tahun 1966. Hanya saja baru dikelola sebagai lokasi wisata sejak dibuka pada tahun 2018. Lokasi wisata ini memang menjadi salah satu spot wisata alternatif bagi traveler. Pada saat hari libur, total pengunjungnya pun bisa mencapai ratusan orang, bahkan banyak diantara mereka yang bermalam dengan memasang tenda.

“Paling banyak pengunjungnya itu kalau sabtu minggu. Mereka ada yang bermalam karena memang pemadangan malamnya juga sangat bagus dari atas sini," kata Dedi Yunus. Baca Juga : Guru Sekolah Dasar di Maros Belajar Membuat Puisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!