Tangani Bencana di Lumajang, Pj Gubernur Adhy Prioritaskan Penanganan Korban dan Perbaikan Dam

Minggu, 21 April 2024 - 20:35 WIB
Total terdapat 495 KK terdampak. 42 KK diantaranya sempat mengungsi di dua titik pengungsian. BPBD juga mencatat terdapat tiga korban meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri warga Dusun Jurang Geger, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro. Saat ini, genangan air telah surut dan para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

Selain itu, banjir lahar dingin juga menyebabkan enam jembatan mengalami kerusakan, sebuah fasilitas umum, dan lima hewan ternak warga. Salah satu jembatan yang mengalami kerusakan ialah Jembatan Mujur II Kelopo Sawit yang baru saja diperbaiki dan diresmikan pada September tahun lalu.

“Kami tidak ingin ada jeda, jadi jembatan yang rusak begitu juga perbaikan DAM akan segera dilakukan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) BPBD Provinsi Jatim,” kata Adhy.

Pj. Gubernur Adhy mendorong upaya perbaikan jembatan dan dam bisa diselesaikan sesegera mungkin. Khusus Jembatan Mujur II Keloposawit, ia menargetkan selesai dalam satu bulan lebih satu minggu. Berkaca pada perbaikan Jembatan Mujur II Keloposawit tahun lalu, ditargetkan selesai dalam kurun waktu tiga bulan, namun Dinas PU Bina Marga bisa merampungkannya dalam dua bulan.

“Tadi Kepala Dinas PU Bina Marga menyanggupi proses perbaikan Jembatan Mujur II Keloposawit bisa dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan lebih 1 minggu. Tahun lalu bisa lebih cepat dari target, jadi kalau targetnya 1 bulan 1 minggu, semoga bisa lebih cepat dari itu,” tuturnya.

Selain meninjau Jembatan Mujur II Keloposawit, Pj. Gubernur Adhy juga meninjau tanggul jebol di Desa Keloposawit dan Dam Trubus Mujur II Kecamatan Candipuro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!