Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Daya Tarik Turis Mancanegara di Lombok Barat

Minggu, 10 Maret 2024 - 17:55 WIB
“Ini unik, saya sangat senang dan sangat atraktif ditambah lagi dengan orang lokal yang sangat ramah. Saya merasa ini budaya yang sangat atraktif, saya senang dan surprise sekali kegiatan ini,” ucapnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Kecamatan Kediri Dewa Gede Intaran menegasakan, Hari Raya Nyepi tahun ini menyimbolkan keberagaman dan upaya pendekatan diri kepada tuhan yang maha esa. Hadirnya ogoh-ogoh sebagai simbol Buta Kala yang harus di singkirkan dari jiwa umat Hindu yang akan melaksanakan upacara Tapa Brata Penyepian.

“Tahun ini puluhan ogoh-ogoh dari berbagai banjar ikut menyemarakan arak-arakan yang sekaligus/ dilombakan olah panitia Hari Besar Umat Hindu,” kata Dewa Gede Intaran.

Baca juga; Libur Panjang Nyepi, 80.000 Kendaraan Wisatawan Padati Kota Bandung

Lombok Barat merupakan daerah wisata, maka bagi para wisatawan mancanegara yang memutuskan mengikuti Hari Suci Nyepi caka 1946 yang jatuh pada Senin 11 Maret 2024 diimbau turut menjaga nilai budaya Hindu dan Nyepi tahun ini.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!