Perindo Jakarta Pusat Dorong Bawaslu Kawal Terus Kerja KPU
Selasa, 05 Maret 2024 - 21:20 WIB
Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Pusat Pahala Sianturi mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengawal terus kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam setiap tahapan Pemilu 2024. Foto/Muhammad Farhan
JAKARTA - Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Pusat Pahala Sianturi mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengawal terus kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam setiap tahapan Pemilu 2024, khususnya di tahapan pascapemungutan suara. Ia mengatakan kondisi ini dikarenakan adanya dugaan penyelenggaraan pemilu yang tidak adil.
Pahala mengungkapkan adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan dalam rekapitulasi dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga di tingkat kota. "Pandangan saya KPU harus dikawal oleh saudara kandungnya, Bawaslu itu, untuk menentukan bahwa pemilu kita ini harus adil," ujar Pahala saat ditemui di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024).
Pahala yang juga merupakan Caleg DPRD Partai Perindo untuk DPRD DKI Dapil 10 tersebu, mengatakan kondisi rekapitulasi suara di tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat, ternyata menghasilkan adanya dugaan perolehan suara yang tidak sesuai. Pahala mengatakan, banyak pengajuan sanggahan dari saksi partai politik lainnya atas perolehan suara yang dinilai melenceng dari data autentik.
Baca juga: Perindo Jakarta Pusat Keluhkan Adanya Dugaan Penggelembungan Suara
Pahala mengungkapkan adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan dalam rekapitulasi dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga di tingkat kota. "Pandangan saya KPU harus dikawal oleh saudara kandungnya, Bawaslu itu, untuk menentukan bahwa pemilu kita ini harus adil," ujar Pahala saat ditemui di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2024).
Pahala yang juga merupakan Caleg DPRD Partai Perindo untuk DPRD DKI Dapil 10 tersebu, mengatakan kondisi rekapitulasi suara di tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat, ternyata menghasilkan adanya dugaan perolehan suara yang tidak sesuai. Pahala mengatakan, banyak pengajuan sanggahan dari saksi partai politik lainnya atas perolehan suara yang dinilai melenceng dari data autentik.
Baca juga: Perindo Jakarta Pusat Keluhkan Adanya Dugaan Penggelembungan Suara
Lihat Juga :