Indonesia Dorong SDM dan Skema Pendanaan Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 04 Maret 2024 - 08:04 WIB
"Kami mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk mengenali potensi mereka, meningkatkan produk dan layanan pariwisata mereka ke tingkat yang lebih tinggi sambil menerapkan program Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan Pembangunan berkelanjutan dalam prosesnya," kata Frans Teguh dalam keterangannya, Kamis (4/3/2024).

Menurutnya, dampak positif pariwisata dalam memberdayakan masyarakat lokal dan meningkatkan penghidupan masyarakat sudah diketahui secara luas. Sama seperti negara-negara lain, Indonesia berkomitmen untuk memajukan sektor pariwisata secara bertanggung jawab, dan mengakui pentingnya peran sumber daya manusia dalam proses ini.

Baca juga: Keterlibatan Masyarakat Jadi Kunci Terciptanya Pariwisata Berkelanjutan

"Saat ini Indonesia sedang menjajaki penerapan blended finance, sebuah pendekatan pendanaan multifaset, untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pendekatan ini secara bertanggung jawab memanfaatkan beragam sumber, termasuk CSR. Sumber daya kolektif tersebut akan mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta promosi budaya Indonesia melalui subsektor ekonomi kreatif," paparnya.

Penyelanggaraan pertemuan pertama Kelompok Kerja Pariwisata G20 Brasil 2024 dihadiri oleh perwakilan Negara- negara anggota G20 yakni: Australia, China, Prancis, India, Canada, Meksiko, Korea Selatan, Russia, Arab Saudi, Turki, Inggris, Amerika, Angola, Cile, Dominika, Nigeria, Portugal, Spanyol, Singapura, Uni Emirat Arab, Colombia, Jerman, Afrika Selatan, Italia, Jepang, BID, Mesir, Laos, Norwegia, Paraguay, dan Uruguay.

G20 merupakan kelompok kerja sama multilateral strategis ekonomi internasional yang beranggotakan 19 negara-negara dan 1 Lembaga Uni Eropa dengan perekonomian besar di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!