50 Mayat Diduga Korban Corona Membusuk Dalam Empat Truk di New York

Kamis, 30 April 2020 - 22:18 WIB
Belum jelas apakah puluhan mayat itu korban pandemi virus Corona baru (COVID-19), atau bukan. Namun, New York City memang menjadi hotspot paling parah di AS akibat wabah penyakit tersebut.

Menurut data John Hokins University di New York City tercatat ada lebih dari 164.000 kasus infeksi Covid-19 dan sekitar 18.000 kematian. Krisis kesehatan telah menyebabkan tekanan abnormal pada kamar mayat dan rumah duka kota tersebut, banyak di antaranya dengan cepat kehabisan ruang penyimpanan untuk mayat.

Meskipun Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) telah menyediakan truk kamar mayat berpendingin untuk mengatasi lonjakan kematian, beberapa fasilitas masih berjuang untuk mengatasi kedatangan jasad-jasad baru.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!