300 Anggota ISHARI NU dan Aktivis Kebudayaan Ikuti Literasi Digital di Tulungagung

Rabu, 31 Januari 2024 - 07:51 WIB
“Media sosial memiliki peran kunci dalam membentuk opini masyarakat terkait pemilu. Oleh karena itu literasi digital diperlukan untuk menyaring informasi dan menghindari pengaruh berbahaya dari konten yang tidak valid,” paparnya.

Seli turut menyampaikan mengenai dampak negatif dari penyebaran informasi palsu (hoaks) terkait Pemilu dan bagaimana literasi digital dapat meredamnya.

“Penyebaran informasi palsu dapat menciptakan kekacauan dan memengaruhi hasil Pemilu. Literasi digital membantu masyarakat untuk mengidentifikasi informasi palsu dengan memperkuat kemampuan mereka dalam memeriksa keaslian sumber informasi,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!