Terendam Banjir, Ribuan Hektare Sawah di Mesuji Terancam Gagal Panen
Senin, 22 Januari 2024 - 23:59 WIB
Menurut kelompok tani Desa Sungai Badak, banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Selain curah hujan yang tinggi, kondisi banjir diperparah dengan pendangkalan saluran air di sekitar lahan persawahan, sehingga tidak dapat mengalir dengan baik.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Mesuji, saat ini tercatat sebanyak 3.000 hektare lebih lahan sawah yang terendam banjir di tiga kecamatan. Saat ini pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji akan melakukan pendataan terhadap padi petani yang berpotensi mengalami puso dan akan mengajukan bantuan cadangan bibit nasional.
“Akibat banjir yang merendam ribuan hektare padi milik petani ini, mengakibatkan kerugian sekitar miliaran rupiah. Banjir juga diprediksi berimbas pada musim panen yang mundur dari waktu yang di perkirakan,” kata Pariman, Kepala Dinas Pertanian Mesuji, Senin (22/1/2024).
Berdasarkan data Dinas Pertanian Mesuji, saat ini tercatat sebanyak 3.000 hektare lebih lahan sawah yang terendam banjir di tiga kecamatan. Saat ini pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji akan melakukan pendataan terhadap padi petani yang berpotensi mengalami puso dan akan mengajukan bantuan cadangan bibit nasional.
“Akibat banjir yang merendam ribuan hektare padi milik petani ini, mengakibatkan kerugian sekitar miliaran rupiah. Banjir juga diprediksi berimbas pada musim panen yang mundur dari waktu yang di perkirakan,” kata Pariman, Kepala Dinas Pertanian Mesuji, Senin (22/1/2024).
(wib)
Lihat Juga :