Peluang Usaha, Relawan Ganjar-Mahfud Pelatihan Budi Daya Maggot

Kamis, 18 Januari 2024 - 17:56 WIB
Erwin mengungkapkan pihaknya juga memberikan telur manggot dan alat pengembangan kepada masyarakat untuk budidaya manggot.

Sementara itu, peternak maggot sekaligus narasumber dalam kegiatan ini, Supratman mengatakan permintaan pasar untuk produk-produk hasil budidaya manggot sangat tinggi. "Permintaan pakan dari maggot untuk bahan pakan sangat tinggi, seperti untuk pakan ayam, lele, ikan, burung hingga bisa dipakai untuk pupuk organik," katanya.

Dia berharap inisiatif seperti ini tidak hanya menjadi solusi terhadap masalah sampah organik tetapi juga membuka pintu peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi lokal dengan modal yang terjangkau. "Rata-rata panen 5-10 kg dijual per kg Rp7.000-10.000. Tapi kalau kami olah lagi di open, bisa dijual Rp100.000 per kg," ujarnya.Baca juga: Meneropong Potensi Besar Ekspor Maggot ke Eropa

Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya diberikan pengetahuan dan praktik langsung tentang teknik budi daya maggot. "Saya tertarik untuk budidaya maggot ini karena nilai bisnisnya sangat tinggi, telurnya aja dijual bisa mahal, belum maggot kalau sudah siap jadi pakan," kata peserta pelatihan, Khaerul Waris (58).
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!