Misteri Batu Nisan Corak Islam Peninggalan Raja Majapahit Hayam Wuruk
Kamis, 18 Januari 2024 - 07:37 WIB
Sebagian nisan berjumlah lima yang pernah dilaporkan oleh Verbeek memang sekarang sudah tidak ada lagi.
Dari sejumlah batu nisan di makam tersebut yang masih tertinggal di kompleks makam Tralaya bertarikh tahun 1397 Saka dan 1399, menurut pembacaan Verbeek.
Baca Juga: Di Mana Letak Kerajaan Singasari? Ini Penjelasannya
Dari hasil penelitian dan pembacaan angka tahun yang tergores pada nisan - nisan di Tralaya disimpulkan bahwa makam-makam itu berasal dari tahun 1298 Saka sampai 1533 Saka atau dari tahun 1376 Masehi sampai 1611 Masehi.
Dari data tersebut dapat dipastikan bahwa di Ibu Kota Kerajaan Majapahit atau di sekitarnya di masa pemerintahan Hayam Wuruk sudah ada pemeluk - pemeluk agama Islam. Pemeluk - pemeluk Islam itu menurut peneliti Ricklefs adalah orang-orang Jawa.
Selain nisan - nisan di Tralaya, masih ada sebuah batu nisan yang berada di Makam Puteri Campa, yang terletak di sebelah tenggara Museum Trowulan Mojokerto.
Nisan itu bertuliskan angka tahun dengan huruf Kawi atau Jawa kuno dan Arab, serta gambar yang diduga kuat merupakan lambang Kerajaan Majapahit.Kepastian bahwa itu makam Puteri Campa sebenarnya hanya berdasarkan tradisi, naluri, dan babad.
Dari sejumlah batu nisan di makam tersebut yang masih tertinggal di kompleks makam Tralaya bertarikh tahun 1397 Saka dan 1399, menurut pembacaan Verbeek.
Baca Juga: Di Mana Letak Kerajaan Singasari? Ini Penjelasannya
Dari hasil penelitian dan pembacaan angka tahun yang tergores pada nisan - nisan di Tralaya disimpulkan bahwa makam-makam itu berasal dari tahun 1298 Saka sampai 1533 Saka atau dari tahun 1376 Masehi sampai 1611 Masehi.
Dari data tersebut dapat dipastikan bahwa di Ibu Kota Kerajaan Majapahit atau di sekitarnya di masa pemerintahan Hayam Wuruk sudah ada pemeluk - pemeluk agama Islam. Pemeluk - pemeluk Islam itu menurut peneliti Ricklefs adalah orang-orang Jawa.
Selain nisan - nisan di Tralaya, masih ada sebuah batu nisan yang berada di Makam Puteri Campa, yang terletak di sebelah tenggara Museum Trowulan Mojokerto.
Nisan itu bertuliskan angka tahun dengan huruf Kawi atau Jawa kuno dan Arab, serta gambar yang diduga kuat merupakan lambang Kerajaan Majapahit.Kepastian bahwa itu makam Puteri Campa sebenarnya hanya berdasarkan tradisi, naluri, dan babad.
Lihat Juga :