Pengoperasian Laboratorium PCR, RSUD Kota Bogor Tunggu Izin Kementerian Kesehatan

Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:25 WIB
Dia menambahkan, saat ini RSUD Kota Bogor sudah menyiapkan 112 tempat tidur khusus untuk pasien COVID-19 yang dirawat. Delapan tempat tidur di antaranya sudah memiliki ventilator dan tekanan negatif. “Tempat tidur yang terisi ada 64 dari 112 kapasitas,” terangnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memprediksi pandemi COVID-19 ini tak akan selesai dalam waktu yang cepat. Kalaupun COVID-19 nanti sudah selesai, alat yang ada di laboratorium PCR RSUD Kota Bogor tetap akan dibutuhkan untuk menanggani kasus lainnya.(Berita Terkait; Bima Arya Usul RSUD Bogor Ganti Nama dan Operasikan Laboratorium PCR )

“Semoga RSUD bisa semakin mengakselerasi mitigasi infeksinya. Ketika satu orang ketahuan positif, ini kan ada Detektif COVID-19 langsung bergerak, ada tracing kontaknya melalui unit lacak dan unit pantau. 2 x 24 jam muncul nama-nama ODP lalu kita tes swab dan hasilnya bisa kita ketahui segera karena ada Lab PCR di RSUD,” katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!