Hendi Sediakan APD Bagi Sopir Ambulance dan Penggali Makam
Kamis, 30 April 2020 - 14:21 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat bertemua dengan para sopir ambulan jenazah dan tenaga penggali makam. FOTO : Dok Humas Pemkot Semarang
SEMARANG - Pemkot Semarang tetap akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat layaknya skema pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski dalam penanganan pandemi COVID-19 hanya menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) non PSBB.
Tak hanya itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga menyediakan fasilitas alat pelindung diri bagi sopir ambulan jenazah dan penggali makam. Ini untuk melindungi mereka dari penularan cirus corona. Sebab sopir ambulan jenazah dan pekerja di lingkungan pemakaman termasuk kelompok beresiko tertular virus COVID-19.
"Bantuan sosial akan didistribusikan ke masyarakat pada Mei nanti. Selain itu, kami juga memberikan fasilitas APD bagi sopir ambulan jenazah dan penggali makam. Mereka memiliki peran yang penting dalam pemakaman jenazah korban corona," kata wali kota yang akrab disapa Hendi dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (30/4/2020).
Hendi menyatakan, Pemkot Semarang mengapresiasi para sopir ambulan jenazah dan penggali makam yang telah rela berkorban dalam penanganan COVID-19 di Kota Semarang. "Kami mengucapkan terima kasih kepada sedulur-sedulur yang terus bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang dalam menangani COVID-19. Terkhusus sedulur-sedulur yang telah membantu memakamkan jenazah para korban Covid-19 dengan layak," ucapnya.
Tak hanya itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga menyediakan fasilitas alat pelindung diri bagi sopir ambulan jenazah dan penggali makam. Ini untuk melindungi mereka dari penularan cirus corona. Sebab sopir ambulan jenazah dan pekerja di lingkungan pemakaman termasuk kelompok beresiko tertular virus COVID-19.
"Bantuan sosial akan didistribusikan ke masyarakat pada Mei nanti. Selain itu, kami juga memberikan fasilitas APD bagi sopir ambulan jenazah dan penggali makam. Mereka memiliki peran yang penting dalam pemakaman jenazah korban corona," kata wali kota yang akrab disapa Hendi dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (30/4/2020).
Hendi menyatakan, Pemkot Semarang mengapresiasi para sopir ambulan jenazah dan penggali makam yang telah rela berkorban dalam penanganan COVID-19 di Kota Semarang. "Kami mengucapkan terima kasih kepada sedulur-sedulur yang terus bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang dalam menangani COVID-19. Terkhusus sedulur-sedulur yang telah membantu memakamkan jenazah para korban Covid-19 dengan layak," ucapnya.
Lihat Juga :