Stok Darah PMI Gresik Menipis
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 18:49 WIB
Proses donor darah yang digelar PMI Gresik. Foto/SINDOnews/Ashadi Ik
GRESIK - Manajemen Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Gresik dibuat ketar-ketir. Sebab, stok darah mulai menipis karena berkurangnya pendonor di tengah pandemi COVID-19.
Menipisnya stok darah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Banyak perusahaan besar yang belum aktif mengadakan kegiatan donor darah. Biasanya, dalam sebulan saja sampai dua kali kegiatan donor darah dilakukan di lingkungan perusahaan. (Baca juga: PMI Solo Dukung Program 1.000 Kantong Darah untuk Beirut )
“Permintaan memang menurun, pendonor juga mulai berkurang dalam minggu ini,” kata Kepala UTD PMI Gresik, dr Jufrita, Jumat (7/8/2020). (Baca juga: Ratusan Kantong Darah Tercemar Penyakit di PMI Blitar Dimusnahkan )
Dia mengatakan stok darah saat ini 175 kantong. Meski demikian, PMI Gresik tetap berupaya menyiapkan stok darah dalam jumlah yang cukup. Untuk memenuhi permintaan Rumah Sakit (RS) di wilayah Gresik dan luar daerah. Dengan mengajak masyarakat dan sejumlah komunitas untuk berdonor.
Menipisnya stok darah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Banyak perusahaan besar yang belum aktif mengadakan kegiatan donor darah. Biasanya, dalam sebulan saja sampai dua kali kegiatan donor darah dilakukan di lingkungan perusahaan. (Baca juga: PMI Solo Dukung Program 1.000 Kantong Darah untuk Beirut )
“Permintaan memang menurun, pendonor juga mulai berkurang dalam minggu ini,” kata Kepala UTD PMI Gresik, dr Jufrita, Jumat (7/8/2020). (Baca juga: Ratusan Kantong Darah Tercemar Penyakit di PMI Blitar Dimusnahkan )
Dia mengatakan stok darah saat ini 175 kantong. Meski demikian, PMI Gresik tetap berupaya menyiapkan stok darah dalam jumlah yang cukup. Untuk memenuhi permintaan Rumah Sakit (RS) di wilayah Gresik dan luar daerah. Dengan mengajak masyarakat dan sejumlah komunitas untuk berdonor.
Lihat Juga :