Kajari Bondowoso Puji Triasmoro Terjaring OTT KPK, Ini Penggantinya
Kamis, 23 November 2023 - 16:00 WIB
Kajati Jawa Timur Mia Amiati melantik Dzakiyul Fikri sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso menggantikan Puji Triasmoro yang terjaring OTT KPK. Foto/MPI/Lukman Hakim
SURABAYA - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiati melantik Dzakiyul Fikri sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso menggantikan Puji Triasmoro yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam pelantikan ini, Mia Amiati meminta Dzakiyul Fikri dapat mengembalikan dan melakukan tugas dalam penegakan hukum di Kejari Bondowoso.
“Saya yakin dengan pengangkatan Dzakiyul Fikri menjadi Kajari Bondowoso, namun melalui proses kajian yang mendalam, pertimbangan matang serta penilaian objektif sehingga dipandang mampu untuk menduduki jabatan tersebut,” kata Mia Amiati, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Kajari Bondowoso Kena OTT KPK, Jaksa Agung: Tak Ada Ruang bagi Oknum Melawan Hukum
Mia berpesan kepada Dzakiyul Fikri agar mengembalikan situasi kerja di Kejari Bondowoso untuk bangkit dan kembali beraktivitas melaksanakan kegiatan penegakan hukum. Selain itu, harus memulihkan kepercayaan masyarakat dengan kinerja kejaksaan.
“Saya tekankan bahwa intergritas moral sepatutnya dijadikan sebagai standar minimum yang harus dimiliki oleh setiap insan Adhyaksa di manapun berada. Standar minimum tersebut merupakan karakter dasar yang harus melekat dan dimiliki oleh semua insan Adhyaksa,” ujarnya.
Dalam pelantikan ini, Mia Amiati meminta Dzakiyul Fikri dapat mengembalikan dan melakukan tugas dalam penegakan hukum di Kejari Bondowoso.
“Saya yakin dengan pengangkatan Dzakiyul Fikri menjadi Kajari Bondowoso, namun melalui proses kajian yang mendalam, pertimbangan matang serta penilaian objektif sehingga dipandang mampu untuk menduduki jabatan tersebut,” kata Mia Amiati, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Kajari Bondowoso Kena OTT KPK, Jaksa Agung: Tak Ada Ruang bagi Oknum Melawan Hukum
Mia berpesan kepada Dzakiyul Fikri agar mengembalikan situasi kerja di Kejari Bondowoso untuk bangkit dan kembali beraktivitas melaksanakan kegiatan penegakan hukum. Selain itu, harus memulihkan kepercayaan masyarakat dengan kinerja kejaksaan.
“Saya tekankan bahwa intergritas moral sepatutnya dijadikan sebagai standar minimum yang harus dimiliki oleh setiap insan Adhyaksa di manapun berada. Standar minimum tersebut merupakan karakter dasar yang harus melekat dan dimiliki oleh semua insan Adhyaksa,” ujarnya.
Lihat Juga :