Pemkot Bogor Hapus Istilah ODP dan PDP, Positif Covid-19 Bertambah 8 Orang

Senin, 03 Agustus 2020 - 20:15 WIB
Pemkot Bogor memperkenalkan istilah/kategori kasus baru dalam Covid-19. Foto: SINDOnews/Dok
BOGOR - Kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bogor terus meningkat. Hingga pukul 14.00 WIB, Senin (3/8/2020), total kasus pasien meninggal terkait Covid-19 sudah menembus 101 orang.

Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Corona Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulisnya merinci, angka kasus meninggal itu terdiri atas kategori kasus suspek atau orang dalam pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 80 orang, dan dari yang terkonfirmasi (positif) 21 orang. (Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Bogor Terapkan Pembatasan Kerja ASN)



"Jadi tota kasus pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor hingga saat ini berjumlah 301 orang, 21 diantaranya meninggal dunia, masih dalam perawatan atau sakit 78 orang dan sembuh 202 orang. Untuk hari ini ada penambahan 8 kasus konfirmasi positif baru, 4 orang sembuh dan masih dalam pengawasan/perawatan 4 orang, sedangkan untuk meninggal masih tetap jumlahnya" jelasnya.

Retno yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor memperkenalkan tentang istilah/kategori baru dalam kasus Covid-19. Misalnya ODP dan PDP, digabung dengan nama suspek, hingga saat ini totalnya berjumlah 2.337 orang, terdiri dari 80 orang meninggal, discarded atau selesai/sembuh 2.170 dan masih sakit 87 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!