Cerita Khofifah di Hadapan Alumnus IPDN Angkatan XXVII
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:34 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyambut Pamong Praja Alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVII di Gedung Negara Grahadi.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta Pamong Praja Alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVII untuk membangun karakter dan integritas diri dalam membangun bangsa dan negara.
Hal itu disampaikan Khofifah saat menerima sekaligus memberikan arahan dan pembinaan kepada Pamong Praja Lulusan IPDN Angkatan XXVII di Gedung Negara Grahadi, Senin (3/8/2020). Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, dengan integritas, komitmen yang kuat dan dedikasi yang tinggi, alumnus IPDN akan mampu meraih kesuksesan.
“Jadi saya ingin saudara membangun karakter dan integritas diri. Bukan karakter bapak (kalian), bukan karakter ibu (kalian) yang itu melekat didiri kalian. Bangun komimten, dedikasi dan kerja keras untuk negeri ini. Semoga akan menghasilkan sesuatu yang baik bagi saudara sekalian,” tandas Khofifah.
(Baca juga: Putra Putri Jawa Timur Jadi Lulusan Terbaik IPDN Angkatan XXVII )
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PP Muslimat NU itu menceritakan pengalamannya ketika masih kecil atau tepatnya sewaktu Sekolah Dasar (SD). Dia mengakui bahwa, tidak semua alumnus IPDN berasal dari keluarga berada. Ada juga yang dari keluarga biasa saja.
“Mungkin diantara saudara ada yang anak pejabat, ada juga yang mungkin seperti saya. Kelas dua SD, sambil saya main gobak sodor. Sekarang sudah tidak ada gobak sodor. Saya jualan es lilin, kelas dua SD. Saya juga biasa memanen sawahnya nenek dan kakek saya. Saya sisihkan itu (hasil jualan es lilin dan memanen),” urai Khofifah.
Hal itu disampaikan Khofifah saat menerima sekaligus memberikan arahan dan pembinaan kepada Pamong Praja Lulusan IPDN Angkatan XXVII di Gedung Negara Grahadi, Senin (3/8/2020). Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, dengan integritas, komitmen yang kuat dan dedikasi yang tinggi, alumnus IPDN akan mampu meraih kesuksesan.
“Jadi saya ingin saudara membangun karakter dan integritas diri. Bukan karakter bapak (kalian), bukan karakter ibu (kalian) yang itu melekat didiri kalian. Bangun komimten, dedikasi dan kerja keras untuk negeri ini. Semoga akan menghasilkan sesuatu yang baik bagi saudara sekalian,” tandas Khofifah.
(Baca juga: Putra Putri Jawa Timur Jadi Lulusan Terbaik IPDN Angkatan XXVII )
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PP Muslimat NU itu menceritakan pengalamannya ketika masih kecil atau tepatnya sewaktu Sekolah Dasar (SD). Dia mengakui bahwa, tidak semua alumnus IPDN berasal dari keluarga berada. Ada juga yang dari keluarga biasa saja.
“Mungkin diantara saudara ada yang anak pejabat, ada juga yang mungkin seperti saya. Kelas dua SD, sambil saya main gobak sodor. Sekarang sudah tidak ada gobak sodor. Saya jualan es lilin, kelas dua SD. Saya juga biasa memanen sawahnya nenek dan kakek saya. Saya sisihkan itu (hasil jualan es lilin dan memanen),” urai Khofifah.
Lihat Juga :