Pembagian Daging Kurban di Masjid Jami' Silalas Medan Pakai Sistem Barcode

Minggu, 02 Agustus 2020 - 07:26 WIB
Sistem pembagian daging kurban secara data kependudukan online ini adalah kali pertama diterapkan di Masjid Jami Silalas. Kemudian, setelah memasukan data ke dalam aplikasi, nantinya panitia akan mengeluarkan kupon berbasis barcode (kumpulan data optik yang dibaca mesin).

"Tujuan menerapkan sistem barcode untuk mempermudah panitia dalam membagikan daging kurban kepada umat Muslim. Sebelumnya, setiap calon penerima daging kurban, wajib menyerahkan fotokopi KTP. Nantinya kepling menggambil fotokopi KTP warganya masing-masing untuk menerima kupon dengan barcode pembagian daging kurban. Setelah itu kupon akan langsung diantarkan ke rumah penerima daging," terang Doddy saat ditemui di lokasi penyembelihan hewan.

Adik kandung Wakil Gubernur Sumut Musa Rajecksah yang juga pengurus di Masjid Agung Medan ini, mengatakan, dengan adanya data online, di tahun berikutnya, panitia tidak lagi harus menunggu warga untuk menyerahkan daging kurban. (BACA JUGA: Perahu Pecah, Nelayan Simalungun Tewas di Danau Toba)

Sebab, panitia sudah memiliki data awal yang nantinya langsung mencetak kupon kepada penerima daging kurban. Hanya saja, panitia akan mendata lagi bagi warga yang berpindah domisili atau meninggal dunia.

Pada Hari Raya Idul Adha kali ini, Masjid Jami' Silalas, menyembelih 11 ekor lembu dan 3 ekor kambing untuk dibagikan kepada umat Muslim. Daging hewan kurban ini, akan dibagikan kepada umat Muslim di 11 Kelurahan, pada Kecamatan Medan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!