Inflasi Kembali Turun, BI Jakarta Sebut Sinergi dengan Pemprov DKI Sukses
Jum'at, 01 September 2023 - 21:56 WIB
Untuk catatan tahunan, inflasi Jakarta masih terkendali yaitu 2,93 persen (yoy) sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya (2,81 persen yoy), namun masih lebih rendah dari inflasi nasional (3,27 persen yoy).
“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat deflasi sebesar 0,25 persen (mtm) lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi 0,29 persen (mtm),” tambahnya.
Arlyan memaparkan deflasi pada kelompok tersebut terutama disebabkan penurunan harga pada komoditas daging ayam ras sejalan dengan meningkatnya jumlah pasokan dan komoditas bawang merah sejalan dengan berlangsungnya panen raya di daerah sentra.
Sedangkan deflasi yang lebih dalam pada kelompok ini tertahan oleh kenaikan harga komoditas beras dan minyak goreng yang masing-masing dipengaruhi berakhirnya masa panen raya di beberapa wilayah sentra produksi disertai dampak El-Nino dan meningkatnya harga CPO global.
Di sisi lain, kelompok pendidikan tercatat mengalami peningkatan inflasi menjadi sebesar 1,33 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan lalu (0,00 persen mtm). Kenaikan inflasi pada kelompok tersebut terutama dipengaruhi kenaikan biaya SMA, SD, SMP, dan Akademik/Perguruan Tinggi seiring berlangsungnya tahun ajaran baru sebagaimana pola musimannya.
“Sedangkan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga tercatat inflasi 0,23 persen (mtm) yang didorong meningkatnya harga beberapa komoditas makanan dan minuman siap saji,” tambahnya.
“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat deflasi sebesar 0,25 persen (mtm) lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat inflasi 0,29 persen (mtm),” tambahnya.
Arlyan memaparkan deflasi pada kelompok tersebut terutama disebabkan penurunan harga pada komoditas daging ayam ras sejalan dengan meningkatnya jumlah pasokan dan komoditas bawang merah sejalan dengan berlangsungnya panen raya di daerah sentra.
Sedangkan deflasi yang lebih dalam pada kelompok ini tertahan oleh kenaikan harga komoditas beras dan minyak goreng yang masing-masing dipengaruhi berakhirnya masa panen raya di beberapa wilayah sentra produksi disertai dampak El-Nino dan meningkatnya harga CPO global.
Di sisi lain, kelompok pendidikan tercatat mengalami peningkatan inflasi menjadi sebesar 1,33 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan lalu (0,00 persen mtm). Kenaikan inflasi pada kelompok tersebut terutama dipengaruhi kenaikan biaya SMA, SD, SMP, dan Akademik/Perguruan Tinggi seiring berlangsungnya tahun ajaran baru sebagaimana pola musimannya.
“Sedangkan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga tercatat inflasi 0,23 persen (mtm) yang didorong meningkatnya harga beberapa komoditas makanan dan minuman siap saji,” tambahnya.
Lihat Juga :