Asal Usul Museum Nasional, Mengapa Disebut Museum Gajah?

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 13:49 WIB
Pada masa itu, di Eropa terjadi perubahan besar dalam pemikiran dan pendekatan terhadap ilmu pengetahuan, seni, dan budaya. Revolusi intelektual ini yang dikenal sebagai Age of Enlightenment atau Zaman Pencerahan ditandai oleh penekanan pada pemikiran rasional, penelitian ilmiah, dan penyebaran pengetahuan.

Pendirian De Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen (Perkumpulan Ilmiah Belanda) di Haarlem pada tahun 1752 adalah salah satu contoh nyata dari perkembangan ini. Perkumpulan ini didirikan dengan tujuan memajukan ilmu pengetahuan dan penelitian di berbagai bidang.

Baca Juga Museum dan Galeri SBY-Ani Resmi Dibuka, Berisi Perjalanan Hidup Presiden ke-6 RI

Kesuksesan dan pengaruh perkumpulan ini mendorong orang-orang Belanda yang berada di Batavia untuk mendirikan organisasi serupa, yaitu Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) pada tanggal 24 April 1778.

Dari perkumpulan tersebut muncullah JCM Radermacher dan peran Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles dalam pengembangan dan pembangunan Museum Nasional. Sumbangan JCM Radermacher dalam bentuk rumah, koleksi benda budaya, dan buku sangat berarti karena menjadi fondasi dari berdirinya museum dan perpustakaan ini.

Kemudian, pada masa pemerintahan Inggris di Jawa, Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles mengambil peran penting sebagai Direktur perkumpulan tersebut. Pembangunan gedung baru untuk museum dan ruang pertemuan menjadi tonggak berikutnya dalam perkembangan museum itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!