Santri Ganjar Kalsel Gelar Pelatihan Tanggap Banjir Rob di Banjar
Minggu, 06 Agustus 2023 - 12:47 WIB
Relawan SDG Kalsel menggelar pelatihan tanggap bencana banjir rob di Desa Aluh-Aluh Kecil Muara, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Sabtu (5/8/2023). Foto/Dok. SINDOnews
BANJAR - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan tanggap bencana banjir rob di Desa Aluh-Aluh Kecil Muara, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Desa Aluh-Aluh dan sekitarnya merupakan daerah yang menjadi langganan banjir rob tahunan.
Ketika banjir rob melanda, aktivitas dan kegiatan masyarakat menjadi ikut terhambat lantaran harus dievakuasi terlebih dahulu. "Kami melakukan kegiatan pelatihan tanggap bencana banjir rob, yang mana bencana banjir rob ini hampir terjadi setiap tahun di wilayah Aluh-Aluh ini," kata Korwil SDG Kalsel Rizali, Sabtu (5/8/2023).
Rizali menambahkan banjir rob yang melanda permukiman pesisir dipicu pasang air laut. Saat terjadi pasang, Kecamatan Aluh-Aluh yang dikelilingi sungai besar rawan banjir rob.
Pelatihan yang digelar SDG yakni praktik evakuasi secara langsung di sungai menggunakan perahu karet. "Hari ini kami melakukan pelatihannya evakuasi ke masyarakat yang terdampak banjir, salah satunya menggunakan alat-alat sederhana. Perahu karet, pelampung dan lain-lain untuk keselamatan masyarakat itu sendiri," jelasnya.
Ketika banjir rob melanda, aktivitas dan kegiatan masyarakat menjadi ikut terhambat lantaran harus dievakuasi terlebih dahulu. "Kami melakukan kegiatan pelatihan tanggap bencana banjir rob, yang mana bencana banjir rob ini hampir terjadi setiap tahun di wilayah Aluh-Aluh ini," kata Korwil SDG Kalsel Rizali, Sabtu (5/8/2023).
Rizali menambahkan banjir rob yang melanda permukiman pesisir dipicu pasang air laut. Saat terjadi pasang, Kecamatan Aluh-Aluh yang dikelilingi sungai besar rawan banjir rob.
Pelatihan yang digelar SDG yakni praktik evakuasi secara langsung di sungai menggunakan perahu karet. "Hari ini kami melakukan pelatihannya evakuasi ke masyarakat yang terdampak banjir, salah satunya menggunakan alat-alat sederhana. Perahu karet, pelampung dan lain-lain untuk keselamatan masyarakat itu sendiri," jelasnya.
Lihat Juga :