Jadi Pengrajin Miniatur Mobil, Kuli Bangunan Raup Jutaan Rupiah

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:51 WIB
Saat uji coba, Iswadi membuat miniatur kendaraan dengan bahan utama triplek pada tahap uji coba memakai kayu druplek tetapi secara kualitas tidak bertahan lama. "Akhirnya saya memilih triplek untuk bahan bakunya. Hasil baik dan laku," ujarnya.

Dikatakannya, selain dasar utama memakai kayu triplek dalam pembuatan miniatur juga dibutuhkan bahan lain seperti spon ati untuk membuat roda. Kemudian, alat pendukung mulai cutter, gunting, penggaris, lem, lampu, kabel, dan besi stainless. (Baca: Bertahan di Tengah Wabah, Herwadi Alih Profesi Jadi Perajin Masker )

"Sejak Maret lalu sampai sekarang saya telah memproduksi ratusan unit miniatur kendaraan roda empat. Saya pasarkan melalui media sosial dan sejumlah layanan toko online. Saya jual antara Rp50.000 - Rp300.000 per unit. Rata-rata penghasilan berkisar Rp3 juta per bulan," katanya.

Iswadi menjelaskan, kebanyakan pembeli miniatur buatannya adalah komunitas bus mania atau truk, sisanya anak-anak. Mereka tidak hanya berasal dari Jawa, tetapi juga daerah luar seperti Kalimantan. Model miniatur kendaraan yang paling laku didominasi truk jenis Hino dan bus. Dalam satu minggu bisa terjual 5-6 unit.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!